Siapa yang Menimbun Sumur Zam-zam?
Sumur zam-zam merupakan karunia Allah untuk umat manusia. Sumur itu muncul atas izin Allah untuk memberikan minuman kepada siti Hajar dan anaknya Ismail. Berjalannya waktu kemudian Mekah semakin ramai, yang pertama kali datang setelah Hajar dan Isma'il a.s. adalah suku Jurhum. Mereka meminta ijin kepada Hajar untuk tinggal bersama di Mekah. Isma'il beranjak dewasa kemudian menikah dengan salah satu wanita dari suku Jurhum. Hasil pernikahannya dikaruniai anak 12 orang. 12 orang anak Nabi Isma'il a.s. membentuk kabilah-kabilah yang semuanya meninggalkan Mekah kecuali Nabit dan Qaidar. Setelah wafatnya Isma'il a.s., kepemimpinan kota Mekah dipegang oleh keduanya. Hingga akhirnya mereka juga wafat dan digantikan oleh kakek mereka yaitu Mudhadh bin Amr Al-Jurhumi (mertua nabi Isma'il a.s.). Di Mekah, keadaan suku Jurhum semakin memburuk setelah itu, dan mereka mengalami kesulitan hidup. Hal ini menyebabkan mereka mendhalimi orang-orang yang datang ke kota Mekah dan mera...