Bagaimana Cara Turunnya Wahyu?

Wahyu merupakan petunjuk Allah yang diturunkan Allah kepada Nabi dan RasulNya, baik untuk pribadinya ataupun untuk disebarkan kepada umatnya.

Namun, bagaimana cara turunnya wahyu kepada Nabi Muhamad SAW.?

1. Berupa Ar-Ru'yatu Shodiqoh (mimpi yang benar)

2. Berupa sesuatu yang dibisikkan oleh malaikat terhadap jiwa dan hati beliau tanpa dapat beliau lihat.

3. Berupa malaikat yang berwujud seorang laki-laki, lantas mengajak beliau berbicara hingga beliau memahaminya dengan baik apa yang dikatakan kepadanya. Dalam hal ini terkadang para sahabat dapat melihat malaikat tersebut.

4. Berupa bunyi gemerincing lonceng yang datang kepada beliau, diikuti dengan malaikat (yang menyampaikan wahyu) secara samar. Cara ini merupakan cara yang paling berat, sampai-sampai membuat kening beliau berkerut dan bersimbah peluh, padahal terjadi pada hari yang amat dingin. Demikian pula, mengakibatkan unta beliau duduk bersimpuh ke bumi bila beliau sedang menungganginya. Dan pernah juga suatu kali, wahyu yang datang dengan cara tersebut, saat itu paha beliau sedang di atas paha Zaid bin Tsabit, sehingga Zaid merasakan beban demikian berat hampir saja membuatnya remuk.

5. Berupa malaikat bebentuk aslinya yang dilihat langsung oleh beliau.

6. Berupa wahyu Allah yang langsung diwahyukan kepada beliau. Cara ini terjadi saat peristiwa mi'roj.

7. Berupa Kalamullah (ucapan Allah) kepada beliau tanpa perantara malaikat, sebagaimana Allah berbicara kepada Nabi Musa a.s. bin Imran.

Sebagian ulama menambah caranya menjadi 8, yaitu Allah berbicara langsung kepada beliau tanpa hijab.


Komentar